HASIL MONOTORING DAN OBSERVASI KECAMATAN NARMADA
FOCUS GRUOP DISCUSSION DAN PEMETAAN DATA
Untuk destinasi Lombok, terdapat 5 (lima) isu utama yang menjadi fokus manajemen pariwisata berkelanjutan. Kelima isu tersebut muncul sebagai akibat dari pesatnya pembangunan fasilitas pariwisata dan aktivitas kepariwisataan di Lombok. MCSTO UNRAM terfokus untuk melakukan monitoring pada kelima isu utama
1. PARIWISATA
Kawasan wisata yang sudah berkembangkan diantaranya taman sejarah Narmada, taman Suranadi dan Bendungan Gunung Jae. Taman Narmada tidak pernah sepi dari pengunjung yang datang dan memadati, terlebih lagi pada momen Lebaran Ketupat dan Event Tahun Baru. Tidak hanya itu saja Taman Narmada satu – satunya taman yang terkenal dengan sumber mata airnya yaitu Air Awet Muda, dan makanan khas Sate Bulayak. Disamping itu juga Kecamatan Narmada mempunyai beberapa potensi daerah wisata, dapat dilihat pada table 6.64 di bawah ini :
Tabel
Potensi wisata di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat
No | Nama Obyek Wisata | Daya Tarik Wisata | Aktivitas Wisata | Jarak Dari Mataram (Km²) |
1 | Hutan Wisata Sesaot Desa Sesaot | – Hutan Lindung – Mata Air yang Jernih – Keindahan Alam | – Champing – Sightseeing – Fhotografi | 20 |
2 | Aik Nyet Desa Sedau | Hutan Lindung – Panorama alam yang Indah – Sumber mata air yang jernih | – Bersantai – Champing – Fhotografi – Pemandian | 20 |
3 | Goa Lembah Sempage Desa Sesaot | Goa Lawul – Keindahan Alam | Champing – Sightseeing – Fhotografi | 25 |
4 | Gunung Jae Desa Sedau | Desa Budaya – Keindahan Alam – Dam Irigasi | Champing – Sightseeing – Fhotografi – Pemandian – Memancing | 23 |
5 | Padang Golf Desa Golong | – Keindahan Alam – Rekreasi dan Olah Raga | – Olah Raga – Sightseeing – Fhotografi | 16 |
6 | Taman Narmada Desa Lembuak | Taman Sari bagi Kerajaan – Sumber mata air dari Gunung Rinjani – Air Awet Muda – Nilai Sejarah | – Rekreasi – Berenang – Sightseeing – Fhotografi | 12 |
7 | Taman Wisata Alam Suranadi Desa Suranadi | Keindahan Kera Liar – Hutan wisata – Iklim PeGunungan – Makanan Khas Bulayak, Dodol Nangka | Wisata Minat Khusus – Sightseeing – Fhotografi – Rekreasi – Penelitian Biologi Flora | 17 |
8 | Dam Kru Desa Kru | Desa Budaya – Keindahan Alam – Dam Irigasi | Champing – Sightseeing – Fhotografi | 20 |
2. PENGELOLAAN LIMBAH PADAT
Timbunan Sampah merupakan estimasi jumlah sampah yang dihasilkan oleh masyarakat. Dinas LH Lombok Barat menentukan estimasi jumlah timbulan sampah yang dihasilkan oleh satu individu di Kabupaten Lombok Barat yaitu sebesar 0.7 Kg/Hari. Berdasarkan estimasi tersebut, maka diketahui nilai estimasi produksi sampah yang dihasilkan masyarakat Kecamatan Narmada yaitu sebesar 43,01 Ton/Hari (Tabel 6.68).
Estimasi Timbulan sampah di Kecamatan Narmada.
No | Desa | Jumlah Penduduk | Kg/Hari | Ton/Hari |
1 | Sembung | 3545 | 2481.5 | 2.4815 |
2 | Badrain | 3975 | 2782.5 | 2.7825 |
3 | Batu Kuta | 3620 | 2534 | 2.534 |
4 | Kramat Jaya | 4366 | 3056.2 | 3.0562 |
5 | Tanaq Beaq | 5077 | 3553.9 | 3.5539 |
6 | Peresak | 10063 | 7044.1 | 7.0441 |
7 | Keru | 5279 | 3695.3 | 3.6953 |
8 | Sedau | 4582 | 3207.4 | 3.2074 |
9 | Lebah Sempage | 2677 | 1873.9 | 1.8739 |
10 | Sesaot | 6421 | 4494.7 | 4.4947 |
11 | Suranadi | 6238 | 4366.6 | 4.3666 |
12 | Selat | 6318 | 4422.6 | 4.4226 |
13 | Nyur Lembang | 3425 | 2397.5 | 2.3975 |
14 | Lembuak | 7806 | 5464.2 | 5.4642 |
15 | Dasan Tereng | 4742 | 3319.4 | 3.3194 |
16 | Gerimax Indah | 4336 | 3035.2 | 3.0352 |
17 | Narmada | 2738 | 1916.6 | 1.9166 |
18 | Golong | 2361 | 1652.7 | 1.6527 |
19 | Pakuan | 4261 | 2982.7 | 2.9827 |
20 | Buwun Sejati | 2823 | 1976.1 | 1.9761 |
21 | Mekar Sari | 1399 | 979.3 | 0.9793 |
Jumlah | 96052 | 67236.4 | 67.2364 | |
Sampah yang diproduksi oleh masyarakat yang bersumber dari pemenuhan segala kebutuhan hidup setiap individu ditangani melalui berbagai proses tergantung pada jenis sampah yang dihasilkan (tabel 6.69)
Tabel 6.69
Proses Penanganan Sampah di Kecamatan Narmada
Jenis Sampah | Penanganan | Keterangan |
Organik | Dibakar/Ditimbun | |
An-organik (Non-ekonomis) | Dibakar/Ditimbun | |
An-organik (Ekonomis) | Dijual/Ditimbun/Dibakar | Dijual di Bank Sampah atau Pengepul Sampah Plastik |
Sumber : Survey (2019) dan FGD (2019)
Tabel 6.70
Proses Penanganan, Produksi Sampah dan persentase yang tertangani
No | Nama Hotel | Klasifikasi* | Penanganan Sampah | Jumlah tertangani | Produksi (m3/Hari) |
1 | GEC Rinjani | Hotel Bintang 3 | Organik dan An-organik Non-Ekonomis : Ø Dikumpulkan di lokasi pembuangan sampah yang berada di kawasan hotel Ø Dibakar An-Organik Ekonomis: Ø Dikumpulkan dan Dijual | ± 5% (Botol plastic dan kaleng) ± 95% Tidak Dikelola | 0.025* |
2 | Duren Homestay | Hotel Non-Bintang (17 Kamar) | Ø Dikumpulkan di lokasi pembuangan sampah yang berada di kawasan hotel Ø Dibakar An-Organik Ekonomis: Ø Dikumpulkan dan Dijual | ± 5% (Botol plastic dan kaleng) ± 95% Tidak Dikelola | 0.013* |
3 | Legong Homestay | Hotel Non-Bintang (6 Kamar) | Ø Dikumpulkan di lokasi pembuangan sampah yang berada di luar kawasan hotel Ø Dibakar An-Organik Ekonomis: Ø Dikumpulkan dan Dijual | ± 5% (Botol plastic dan kaleng) ± 95% Tidak Dikelola | 0.0025* |
4 | Batu Ngereng Homestay | Hotel Non-Bintang | Ø Dikumpulkan di lokasi pembuangan sampah yang berada di kawasan hotel Ø Dibakar An-Organik Ekonomis: Dikumpulkan dan Dijual | ± 5% (Botol plastic dan kaleng) ± 95% Tidak Dikelola | 0.004 |
5 | Villa Bunga | Hotel Non-Bintang | Ø Dikumpulkan di lokasi pembuangan sampah yang berada di kawasan hotel Ø Dibakar An-Organik Ekonomis: Ø Dikumpulkan dan Dijual | ± 5% (Botol plastic dan kaleng) ± 95% Tidak Dikelola | 0.004* |
6 | Bamboo Homstay | Hotel Non-Bintang | Ø Dikumpulkan di lokasi pembuangan sampah yang berada di kawasan hotel Ø Dibakar An-Organik Ekonomis: Ø Dikumpulkan dan Dijual | ± 5% (Botol plastic dan kaleng) ± 95% Tidak Dikelola | 0.005*
|
Proses pengolahan sampah yang dilakukan oleh masyarakat di Kecamatan Narmada (tabel ) menunjukkan tidak adanya proses pengolahan. Tindakan tersebut semakin diperkuat dengan perilaku masyarakat yang secara sembarangan membuang sampah di tempat yang tidak diperbolehkan untuk membuang sampah, ditambah lagi tempat-tempat tersebut seringkali berada di jalur wisata utama Kecamatan Narmada.
Produksi sampah Hotel di Kecamatan Narmada diketahui melalui monitoring dengan metode wawancara yang dilakukan di Hotel dan restaurant dan FGD bersama pemangku kepentingan di Kecamatan Narmada. Hasil monitoring penanganan sampah hotel (tabel 6.70) mewakili beberapa tipe penanganan sampah yang dilakukan oleh hotel-hotel di Kecamatan Narmada
3. PENGELOLAAN LIMBAH CAIR
Secara Umum, Hotel-hotel yang berada di Kecamatan Narmada tersebar di 5 Desa yaitu Desa Narmada Barat, Pelangan, Batu Putih, Buwun Mas dan Gili Gede Indah dan jika diamati berdasarkan proporsinya maka Hotel terpusat di 2 desa yaitu Desa Narmada Barat dan Desa Gili Gede
Tabel
Jumlah Hotel Bintang, Non Bintang dan Restaurant di Kecamatan Narmada
No | Klasifikasi | Jumlah | Jumlah Kamar |
1 | Hotel Bintang | 54 | 106 |
2 | Hotel Non-Bintang | 18 | 146 |
4 | Pondok Wisata | 0 | 0 |
5 | Restaurant | 0 | 0 |
6 | Rumah Makan | 0 | 0 |
Data Jumlah dan Persentase Hotel yang mengelola Limbah cair diperoleh melalui monitoring dengan metode wawancara langsung dan kegiatan FGD yang diikuti oleh pemangku kepentingan di Kecamatan Narmada.
Pengelolaan limbah cair di hotel-hotel di Kecamatan Narmada dilakukan melalui dua metode yaitu metode penggunaan IPAL dan metode Non-IPAL yang dalam hal ini ialah Septic Tank. Metode IPAL digunakan oleh satu hotel Bintang yaitu Wyndham Suncancer sedangkan Hotel lainnya menggunakan metode Non-IPAL. Metode IPAL merupakan salah satu metode Standar dalam pengelolaan limbah cair hotel. Metode IPAL menghendaki air hasil olahan sesuai dengan Baku Mutu Lingkungan sesuai dengan Peraturan Menteri No 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah. Cairan limbah hasil yang sesuai dengan Baku Mutu Lingkungan menjadikan limbah cair tersebut aman untuk dimanfaatkan lagi untuk lingkungan seperti untuk penyiraman tanaman dan rumput hotel. Sementara Itu, Pengolahan limbah cair yang hanya menampung Limbah cair di penampungan seperti Septic Tank mengakibatkan limbah cair yang dihasilkan tidak sesuai dengan Baku Mutu Lingkungan dan pada akhirnya jika terakumulasi akan dapat mencemari lingkungan sekitar dan jika terakumulasi efek limbah cair dapat mencemari lautan. Pencemaran oleh limbah cair tersebut memungkinkan lebih cepat terjadi karena pada umumnya hotel yang dibangun tepat di pinggir pantai yang secara otomatis limbah cair tersebut dialiri di sekitar lingkungan pantai. di Kecamatan Narmada pengolahan limbah cair baru dilakukan oleh dua pelaku usaha yaitu oleh PT. Narmada Awet Muda yang merupakan perusahaan air kemasan dan juga pelaku usaha penginapan Hotel Rinjani Club di wilayah Golong
4. KONSERVASI AIR
Reservoar atau Penampung aliran Mata Air merupakan salah satu sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat khususnya masyarakat disekitar Mata air. Pembangunan Reservoar dapat maksimalkan pengelolaan mata air sehingga air dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh masyarakat. Data Reservoar diperoleh melalui FGD bersama para pemangku kepentingan yang mengetahui kondisi sumber daya air yang dimiliki di Kecamatan Narmada. Berdasarkan Hasil FGD diperoleh informasi bahwa terdapat sekitar Sembilan Reservoar yang tersebar di Desa-Desa di Kecamatan Narmada (tabel).
Kecamatan Narmada terdapat sekitar 11 resevoar di Kecamatan. Akan tetapi tidak seluruhnya digunakan secara normal, terdapat 2 reservoar belum dapat dioperasikan oleh pihak desa. Keberadaan reservoir sangat penting bagi pemanfaatan sumber daya air bersih bagi desa. Umumnya, Reservoar merupakan infrastrukur utama untuk menjalankan program PAMSIMAS dan Melalui program tersebut pihak desa dapat mendapatkan keuntungan, sementara itu kebutuhan air sebagian masyarakat desa dapat terpenuhi.
Tabel
Jumlah Reservoar di Kecamatan Narmada
Desa | Jumlah Reservoar | Keterangan |
Desa Suranadi | 2 | Tidak Berfungsi |
Desa Sesaot | 20 |
|
Desa Pakuan | 11 |
|
Desa Golong | 4 |
|
Kec. Narmada |
|
|
Sumber daya air bagi usaha pariwisata ialah salah satu sumber daya vital yang wajib disediakan dengan jumlah yang cukup untuk melayani kebutuhan para pengunjung. Kurangnya sumber daya air secara akan berdampak pada kepuasan pengunjung dalam menikmati masa kunjungannya. Dilain sisi, pemanfaatan air dengan cara yang tidak bertanggung jawab dapat mengganggu ketersediaan sumber daya air di Kecamatan Narmada. Oleh karena itu, ketersediaan informasi tentang sumber air yang digunakan oleh hotel di Kecamatan Narmada
Kecamatan narmada kaya dan terkenal dengan mata airnya. Ada banyak sumber mata air yang terdapat di kecamatan narmada dan tersebar di beberapa wilayah sampai bisa di katakan bahwa penduduk di wilayah kecamatan narmada tidak akan kekurangan air bersih. Walau demikian, baru hanya 6 desa yang bisa mengelola sumber mata airnya antara lain desa suranadi, telage ngembeng, montong , lembah sempage dan desa selat. Diharapkan kedepannya semua sumber mata air bisa di klola dengan maksimal oleh masing masing desa
5. KEAMANAN DAN AWIG-AWIG
Berdasarkan hasil FGD Kapolsek Narmada wilayah Kecamatan Narmada masih relative aman dari tindak kejahatan. Hanya saja beberpa waktu yang lalu ada kejadian di wilayah objeck wisata air terjun segenter terjadi kasus pencurian kendaraan bermotor. Hal itu di karenakan tidak adanya lokasi dan pengelola parkir
Follow Us
- Jalan Majapahit No 62
- Kec. Selaparang
- Kota Mataram
- Prov. Nusa Tenggara Barat
- Kode Pos : 83125
© 2020 mcstounram-lombok.org by media centre