HASIL MONOTORING DAN OBSERVASI DI KECAMATAN JEROWARU
FOCUS GRUOP DISCUSSION DAN PEMETAAN DATA
Untuk destinasi Lombok, terdapat 5 (lima) isu utama yang menjadi fokus manajemen pariwisata berkelanjutan. Kelima isu tersebut muncul sebagai akibat dari pesatnya pembangunan fasilitas pariwisata dan aktivitas kepariwisataan di Lombok. MCSTO UNRAM terfokus untuk melakukan monitoring pada kelima isu utama
1. PARIWISATA
Masing–masing desa memiliki potensi pariwisata dengan keindahan pantainya yang berpasir putih, keindahan ombaknya, keindahan terumbu karangnya (gambar 6.2), hutan mangrove-nya, kesenian tradisional dan wisata religi yang juga menjadi atraksi pariwisata. Tidak heran, sampai sejauh ini tercatat sebanyak 110.000 wisatawan per tahun yang dating mengujungi kecamatan Jerowaru. Potensi Pariwisata di masing-masing Desa di Kecamatan Jerowaru
Tabel
Desa dan Potensi Pariwisata di Kecamatan Jerowaru
No | Nama Desa | Potensi |
1 | Jerowaru | Pelestarian hutan mangrove, Teluk Jor dan Telong-elong, rumah adat “Bale Belek”, makam TGH. Mutawalli |
2 | Sekaroh | Tanjung Ringgit, Goa Jepang, Pantai Pink, pantai penyiso, Jeepa Bloam, the best spot diving dan snorkelling di Indonesia. |
3 | Pandan Wangi |
|
4 | Pemongkong | Makam TGH. Sibawai |
5 | Wakan |
|
6 | Ekas Buana | Pantai pasir putih, ombaknya yang bertingkat, penenun, kesenian tradisional, rumput laut. |
7 | Kwang Rundun | Pemandangan (View) pantai batu gong |
8 | Serewe | Pantai kaliantan, pesta adat bau nyale, hutan mangrove |
9 | Paremas | Mangrove dan kuliner (sea food) |
10 | Sukaraja |
|
11 | Sepapan |
|
12 | Sukadamai |
|
13 | Pene |
|
14 | Batunampar |
|
15 | Batunampar Selatan | Keindahan pantai pasir putih, mangrove dan rumput laut. |
Dengan daya tarik wisata luar biasa yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke wilayah kecamatan Jerowaru adalah keindahan gelombangnya dan menantang para peselancar (surfer). Menurut keterangan dari staff hotel heaven on the planet, Ekas Breaks mereka mengatakan bahwa ombak yang paling bagus terjadi pada bulan Agustus, September dan Oktober dimana para peselancar (surfer) datang menikmati tantangan ombak dan pada bulan inilah musim ramainya (peak season) bagi wisatawan. Setelah mereka melakukan selancar (surf) sebagian dari mereka juga pergi diving dan snorkelling di wilayah pantai pink. Menurut informasi dari staf Hotel Ekas Breaks, Asrofil bahwa banyak tamu yang sudah melakukan diving ataupun snorkelling mengatakan di lokasi ini merupakan the best spot diving dan snorkelling di Indonesia. Mulai tamu masuk pada bulan April – Oktober dimana tingkat hunian atau occupancy rate secara rata-rata berkisar antara 70 – 80 %
2. PENGELOLAAN LIMBAH PADAT
Kecamatan Jerowaru masih meninggalkan permasalahan terkait dengan pengolahan limbah padat/sampah, karena di Kecamatan Jerowaru pengolahan limbah padat masih dengan system dibakar, ditimbun, dan dibuang ke sungai dan laut kalau hal ini dibiarkan berkelanjutan tentu akan menimbulkan permasalahan yang lebih besar lagi.
Sedangkan sampah yang dihasilkan dari rumah tangga dan industry cukup besar yakni sekitar 40,600 Kg/hari sedangkan dari industry menghasilkan sampah sekitar 150 Kg/hari, sedangkan yang baru tertangani sekitar 25% dari total sampah yang ada di Kecamatan Jerowaru melalui tempat pembuangan sementara yang baru tersedia di wilayah Sukaraja, Desa Sepapan, dan Desa Jerowaru.
Sedangkan untuk daerah industry pariwisata sampah dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) karena pemerintah belum menyediakan/membuat fasilitas pengolahan sampah.
3. PENGELOLAAN LIMBAH CAIR
Limbah cair merupakan limbah yang hampir selalu dihasilkan dari kegiatan industri. Untuk mencegah adanya pencemaran terhadap badan air oleh adanya limbah cair yang dihasilkan, dibutuhkan adanya pengolahan limbah cair. Fungsi adanya pengolahan limbah cair ini ialah untuk memastikan limbah cair yang akan dialirkan menuju badan air tidak lagi memberikan dampak negatif. Di Kecamatan Jerowaro terutama yang bergerak pada bidang usaha wisata belum memiliki model pengolahan limbah cair secara mandiri atau yang biasa disebut Instalasi Pengeolahan Air Limbah, hal tersebut bisa dilihat pada tabel dibawah ini :
Pengambilan informasi tentang sistim pengelolaan limbah padat dan cair belum dilakukan secara menyeluruh karena ada hotel yang tutup dan baru akan buka bulan Februari tahun depan. Kemudian hotel atau akomodasi yang lain sedang sepi atau low season. Pengelolaan pariwisata masih bersifat musiman (seasional), dan para tamu mulai berkunjung pada bulan April s/d Oktober dan setelah itu kunjungan mulai menurun. Untuk bulan – bulan ramai (peak season) terhitung pada bulan Agustus – Oktober dimana kondisi ombak yang sangat menantang bagi para peselancar (surfer). Dengan kondisi kita tidak bisa menemui semua Hotel, Bungalow dan Homestay sehingga table dibawah belum bisa terisi lengkap, jumlah tamu per hari, apalagi tentang jumlah sampah. Dalam pengamatan pada saat kunjungan ke desa Ekas Buana belum menemukan timbunan sampah, kemungkinan disebabkan karena belum banyak pengunjung (visitor) atau kemungkinan juga ada intervensi dari para pelaku usaha pariwisata dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat agar peduli terhadap kebersihan. Informasinya akan dilengkapi pada kesempatan lain.
Tabel
Hotel dan pengelolaan limbah perhotelan di Kecamatan Jerowaru
No | Nama hotel/ resort/ bungalow | Jumlah kamar | Jumlah tami/hari | IPAL | NON IPAL | Fas kelola Sampah | Jenis sampah | Jumlah sampah/ hari |
1 | Heaven on the Planet Resort | 19 | T | Y | Y | |||
2 | Ekas Surf Homestay | 5 | T | Y | T | |||
3 | Ekas Breaks Hotel | 18 | T | Y | Y | |||
4 | Ekas Garden | 3 | T | Y | T | |||
5 | Panorama Cottage | 14 | T | Y | Y | |||
6 | Ekas Sunrise Villa | 4 | T | Y | T | |||
7 | Tira Villa | 4 | T | Y | T | |||
8 | Sunset Homestay | 2 | T | Y | T | |||
9 | Brilliant Homestay | 3 | T | Y | T | |||
10 | Ekas Fantastic Bungalow | 3 | T | Y | T | |||
11 | Telone Sunset Bungalow | 5 | T | Y | T | |||
12 | Ekas Bay Serv Bungalow | 3 | T | Y | T | |||
13 | Ekas Mantap Bungalow | 3 | T | Y | T | |||
14 | Bangalow Bale Lendang | 4 | T | Y | T | |||
15 | Bidara Bungalow | 3 | T | Y | T | |||
16 | Ekas Beach Guest House | 10 | T | Y | T | |||
17 | Satu Hati Homestay | 7 | T | Y | T | |||
18 | Jeeva Bloam | 11 | T | Y | Y |
Pengolahan limbah cair di daerah wisata di Kecamatan Jerowaru bahwa pengolahan limbah cair masih secara manual dan semua industry juga belum memiliki model pengolahan limbah cair secara Instalasi Pengolahan Air Limbah tersebut dan hanya masih menggunakan system penampungan pada septic tank
4. KONSERVASI AIR
Hutan merupakan tempat menampung air, akan tetapi kerusakan hutan memang bukan merupakan hal yang langka yang kita temui dewasa ini. Ada banyak kasus kerusakan hutan, bahkan kita kita menelisik lebih jauh banyak sekali hutan disekitar kita yang telah rusak dan jauh dari keadaan yang seharusnya. Kerusakan hutan dapat kita temukan bermacam-macam bentuknya antara lain sebagai berikut:
- Kebakaran hutan
Sebenarnya apa yang terjadi kebakaran hutan yang dilakukan dengan sengaja oleh manusia biasanya menyebabkan kerusakan yang lebih besar. Sama halnya dengan pembabatan hutan, pembakaran hutan juga memusnahkan pepohonan dan menyebabkan hilangnya tempat tinggal bagi banyak binatang yang hidup dihutan.
- Penebangan hutan secara liar atau perambahan
Kerusakan hutan selanjutnya adalah penebangan hutan secara liar dan disengaja. Pembabatan hutan artinya menebang pepohonan yang ada dihutan tanpa ijin dari petugas atau pemerintah. Karena penebangan dilakukan secara sengaja akan meyebabkan ketagihan sehingga dilakukan berulang-ulang dan menyebabkan banyak pohon yang mati. Kemudian kerusakan hutan karena bercocok tanam secara berpindah-pindah. Bercocok tanam bisa berupa pertanian dan perkebunan. Jika lahan sudah penuh dengan pemukiman mereka akan mencari lahan baru untuk bertani. Dengan alasan tidak punya lahan mereka melakukan pembabatan hutan sebagai lahan tempat bercocok tanam. Status hutan sudah tidak dihiraukan lagi dan setiap menjelang musim tanam mereka bersihkan lahan tersebut dengan menebang kayu dan membakarnya.
Kondisi alam yang rusak dapat menghambat industry pariwisata, sehingga permasalahan tentang kerusakan hutan di destinasi wisata kecamatan Jerowaru menjadi perhatian khusus bagi MCSTO Universitas Mataram. Kondisi ini berdampak langsung kepada kenyamanan wisatawan dan hilangnya indigenous species yang dapat menjadi icon pariwisata alam (selain wisata pantai) di kecamatan Jerowaru
Pengelolaan konservasi air belum ada di Kecamatan Jerowaro sedangkan penduduk Kecamatan Jerowaru untuk memperoleh air melalui sumur ”Tutuk” yang mampu memenuhi sekitar 80% kebutuhan air di Kecamatan Jerowaru, dan saat ini sedang dibuatkan reservoar yang besar di Jerowaru oleh pemerintah yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan air sekitar 60 liter/kepala/hari di Keacamatan Jerowaru, disamping itu juga penduduk membeli tangki penampungan untuk 5000 liter sekitar 100 – 300 ribu
5. KONSERVASI TERUMBU KARANG
Di Kecamatan Jerowaru belum ada program Pelestarian Terumbu Karang atau Konservasi Terumbu Karang. Sebagaimana yang terjadi di sekitar Pantai Pink, seiring dengan meningkatkannya jumlah kunjungan wisatawan khususnya wisatawan nusantara atau domestic yang terjadi pada setiap akhir pekan, para wisatawan yang menggunakan perahu dari Tanjung Luar setelah tiba di pantai pink, perahu ditambatkan di pinggir pantai sementara disitu banyak terdapat karang, sehingga ancaman terjadinya kerusakan terumbu karang semakin besar
6. KEAMANAN
Keamanan merupakan isu yang sangat krusial dan dan sering terjadi gangguan keamanan terhadap wisatawan seperti pencurian dan perampokan. Pelibatan masyarakat dari awal sangat diperlukan agar mereka memahami manfaat yang bisa diperoleh dari pariwisata. Peran – peran asosiasi pariwisata seperti Pokdarwis dalam rangka meningkatkan kesadaran dan mendorong partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan pariwisata sangat dibutuhkan. Menurut informasi dari Manager Hotel Ekas Breaks, Pak Eka bahwa kondisi keamanan dalam tiga tahun terakhir cukup terkendali. Karena sebagian besar atau 90 % tenaga kerja berasal dari masyarakat setempat. Kondusifitas keamanan seperti ini dapat terjaga dengan baik, dan partisipasi serta peran aktif masyarakat terus ditingkatkan ke depan.
Tabel
Data Gangguan Keamanan Wisatawan Di Kecamatan Jerowaru/Lombok Timur
KESATUAN | TOTAL KORBAN (ORANG) | TOTAL PELAKU (ORANG) | KET |
POLRES LOTIM | – | 4 | 4 Pelaku TP Keimigrasian |
Kecamatan Jerowaru rawan dalam hal gangguan keamanan kecuali Desa Sukadamai. Kerawanan di Kecamatan Jerowaru pada kasus seperti: pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian sepeda motor (curanmor). Dan terdapat satu kasus pada industry pariwisata yang menimpa wisatawan asal India, dan terdapat 4 kasus di Kabupaten Lombok Timur terkait masalah imigrasi
Follow Us
- Jalan Majapahit No 62
- Kec. Selaparang
- Kota Mataram
- Prov. Nusa Tenggara Barat
- Kode Pos : 83125
© 2020 mcstounram-lombok.org by media centre